Tampilkan postingan dengan label Hot News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hot News. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Oktober 2012

Tak Punya Telinga, Dokter Tumbuhkan Daun Kuping di Lengan Pasien

Friday, September 28, 2012

Jakarta, Sejak tahun 2010 telinga kiri Sherrie Walter harus diambil akibat kanker kulit. Tapi kini ia telah memiliki telinga baru yang dibuat dilengan dengan menggunakan tulang rawan dari rusuknya.
Awalnya Sherrie didiagnosis dengan basal cell carcinoma dan telah menyebar ke jaringan di sekitarnya sehingga telinga kirinya harus diangkat bersama dengan beberapa bagian tengkorak dan saluran telinga.
Sekitar 4 tahun yang lalu Sherrie tidak berpikir bahwa koreng atau luka di telinganya adalah kanker. Ia sempat diresepkan dengan antibiotik tapi tak kunjung sembuh hingga akhirnya 8 bulan kemudian ia menemui dokter kulit.
Dokter tersebut memeriksanya kurang dari 5 menit dan langsung mengatakan bahwa itu adalah kanker. Sherrie pun melakukan pengobatan agresif untuk menghapus 7 lapisan kulit dan saat itu telinganya masih utuh.
Namun pada Oktober 2010 Sherrie menemukan darah di dalam telinganya dan dokter mengatakan bahwa kanker tersebut telah menyebar ke saluran telinga kirinya. Dokter pun melakukan operasi selama 16 jam untuk menghapus saluran telinga, gendang telinga dan sebagian telinga kirinya serta beberapa kelenjar dan jaringan di sekitarnya.
Hingga akhirnya ia ditawari kesempatan untuk menerima prosedur inovatif yang sama sekali baru, yaitu mengambil tulang rawan dari tulang rusuknya kemudian akan ditempatkan di bawah kulit lengan selama berbulan-bulan untuk tumbuh.
"Saya merasa seperti percobaan dalam menjalani prosedur ini," ujar Sherrie (42 tahun) yang menjalani prosedur di Johns Hopkins Hospital, Maryland seperti dikutip dari Dailymail, Jumat (28/9/2012).
Tim ini dipimpin oleh Dr Patrick Byrne, seorang profesor bedah THT-kepala dan leher di Johns Hopkins University School of Medicine. Diketahui butuh waktu sekitar 4 bulan bagi organ baru ini untuk ditumbuhkan di bawah kulit lengan kirinya sebelum dipindahkan ke sisi kiri kepala pada bulan Maret 2012.
"Kami tanamkan telinga di dekat pergelangan tangan dan hanya membiarkannya disana sampai semua kulit bisa tumbuh menjadi telinga," ujar Dr Byrne.
Hingga akhirnya pada bulan Maret 2012 telinga baru ini ditempelkan ke sisi kiri kepalanya dan dokter mulai bekerja secara kosmetik sehingga nanti bentuk telinganya menyerupai telinga sebelah kanan.
"Menurut pendapat saya kini hanya masalah mengurangi pembengkakan dan menyembuhkan, setelah ia sembuh saya yakin dia akan memiliki telinga yang terlihat normal," ujar Dr Byrne.
Meski begitu, walaupun pemulihannya belum berakhir, tapi Sherrie menganggap dirinya beruntung dan berharap orang lain belajar dari kisahnya yaitu gunakan selalu tabir surya dan segera lakukan pemeriksaan agar tidak terlambat.

(ver/ir)
sumber: health.detik.com

Monday, October 1, 2012 Hamil ke-1 Kembar Biasa, Hamil ke-2 Kembar Tak Biasa, Hamil ke-3 Kembar Luar Biasa

Monday, October 1, 2012

Merseyside, Inggris, Melahirkan kembar saat ini bukan lagi hal yang istimewa terlebih jika si ibu ikut program bayi tabung maka peluang punya anak kembarnya lebih besar.
Kasus hamil pertama mengandung anak kembar pun kini mudah dijumpai baik karena keturunan maupun karena imbas dari program bayi tabung.
Lalu ketika ibu, mengandung lagi anak kembar di kehamilan keduanya seringkali orang akan berucap 'wow hebat bisa kembar lagi'. Karena kondisi ibu hamil kedua dan kembar lagi adalah kasus yang masih jarang.
Tapi ketika ada ibu yang mengandung anak kembar lagi di kehamilan ketiganya dengan pembuahan alami, ucapan orang pun akan menjadi 'luar biasa'.
Beginilah kasus yang dialami Sara Jones (33 tahun) perempuan asal Inggris yang tiga kali hamil tiga kali pula mengandung anak kembar. Dalam 10 tahun Sara sudah melahirkan dan merawat 3 pasang anak kembar sekaligus.
Bahkan antara pasangan kembar kedua dan ketiga hanya berjarak 10 bulan, yang artinya ia harus merawat 4 balita kembar beda usia.
Anak-anak kembar Sara adalah Liam dan Niamh (keduanya 10 tahun), Aoife dan Shay (keduanya 2 tahun) serta Keeva dan Ceira (keduan 17 bulan).
Kondisi ini sangat jarang. Sara bahkan satu-satunya wanita di Inggris yang mencapai 'prestasi' ini, yang peluangnya 1 per 500 ribu. Namun di dalam keluarga Sara, memiliki anak kembar sudah seperti tradisi.
"Bagi kebanyakan keluarga, memiliki anak kembar adalah sesuatu yang luar biasa. Tapi itu sangat normal bagi keluarga kami. Akan aneh bagi saya jika hamil dan tidak kembar," papar Sara Jones, asal Southport, Merseyside, Inggris, seperti dilansir Mirror.co.uk, Senin (1/10/2012).
Sara menuturkan, ia cukup merasa takut ketika pertama kali memiliki anak kembar. Dan ketika dikatakan hamil anak kembar lagi, ia sempat tidak percaya namun tetap senang.
"Tapi ketika perawat mengatakan kembar lagi (kembar ketiga), saya tidak tahu apakah harus tertawa atau menangis. Pada awalnya saya mengira dia sedang bercanda. Ketika dia menatapku dan berkata, 'Tidak, saya serius', saya terkesima. Tapi mereka semua (anak-anak kembar saya) luar biasa," tutur Sara.
Jika dibandingkan dengan keluarga lain yang tidak bisa memiliki anak, Sara merasa sangat beruntung dan menganggap anak-anaknya sebagai berkah. Punya banyak anak kembar memang sempat membuatnya gentar, namun ia sudah tahu bagaimana harus bertindak ketika melahirkan anak kembar lagi untuk ketiga kalinya.
Ia tak tahu apakah ini hanya kebetulan atau karena memang keluarganya memiliki gen dan kesempatan lebih tinggi untuk melahirkan anak kembar. Tapi hidup dengan 3 pasang anak kembar yang lucu-lucu membuat hidup Sara lebih berwarna.
(mer/ir)
 
sumber: health.detik.com

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Like Disini Ya....

Visitor Maps

Jejak Sahabat!

Tinggalkan coretanmu...!!!

Template by:

Free Blog Templates